Cinta

#eaaa

Dalam sebuah kajian dipertanyakan, iman itu artinya apa ? Sebagian besar peserta menjawab bahwa iman adalah percaya. Jika iman itu percaya maka apakah percaya itu naik dan turun, seperti yang disabdakan Rasulullah :

“Iman itu boleh bertambah dan boleh berkurang, maka perbaharuilah imanmu..” (HR. Ibnu Islam)

Apakah kepercayaan kita terhadap Allah bisa bertambah, bisa berkurang, bisa naik, bisa turun ?. Tidak, seharusnya tingkat kepercayaan kita adalah tetap, antara percaya atau tidak percaya. Sebagai seorang muslim tidak ada pasang surut dalam tingkat kepercayaan kita pada Allah, kecuali kita menjadi murtad keluar dari agama Islam.

Jadi apa yang dimaksud iman dalam hadist tersebut ? Cinta.

Seperti seseorang yang mencintai kekasihnya selalu saja memiliki masa pasang surut, kadang berlebih cintanya kadang berkurang, dengan kata lain galau hehehe. Tapi ada dua ukuran yang membuktikan cinta tersebut, pertemuan dan pengorbanan. Seorang pria yang mencintai seorang wanita pasti ingin selalu bertemu dan berbincang, jika tidak tentu cintanya dipertanyakan. Tapi pertemuan hanyalah pertemuan, garing rasanya tanpa pengorbanan. Disinilah ujian cinta sesungguhnya, bukti cinta itu benar-benar ada.

Kalau boleh digubah, maka redaksional hadist tentang iman di atas akan menjadi: “cinta itu boleh bertambah dan boleh berkurang, maka perbaharuilah cintamu” Pertanyaannya .. apakah kita mencintai Allah ?

Dirikanlah sholat, karena itulah alat cinta kita pada Allah, sebuah alat yang diberikan kepada kita utk dapat bertemu dengan-Nya, berdialog dengan-Nya kapan saja. Tetapi seperti ribuan kisah dan dongeng tentang cinta selalu ada cerita tentang pembuktian. Seperti setiap ayat dalam Al-Quran yang menyebutkan tentang sholat/pertemuan, selalu diiringi dengan pembuktian. Sholat dan zakat, sholat dan sodaqoh … sholat dan qurban. Cinta, bertemu, berkorban.

Yuk berkurban untuk membuktikan cinta pada Allah. Bagi yang belum mampu bisa menabung mulai sekarang dan niatkan, bagi yang tidak ingin repot bisa via transfer bank, bagi yang ingin lihat langsung kambingnya bisa cari sendiri, bagi yang merasa qurban disini sudah berlebih bisa qurban ke Somalia, bagi yang sudah berqurban ditambah qurbannya dan sebagainya.

“Maka dirikanlah shalat karena Rabb-mu dan ber-Qurbanlah” (QS. Al Kautsar/108:1-2)

Bhakti Utama

I currently focus on maintaining some niche sites and personal blog. Have passion in blogging, internet marketing, photography, astronomy, gold investment and virtual reality. Mastering several programming languages, but most enjoy with web development. I have a dream to travel around the world :D

You may also like...

2 Responses

  1. sysmac says:

    Mantabs mas bhakt..Sholat diistilahkan sbg pertemuan n berkurban diistilahkan sbg bukti pengorbanan…Bakat jd penulis neh.. 😀

    • Bhakti Utama says:

      lha, ente baru tahu ? hahaha … gak gan, ini ane sadur dari kajian ustadz Taufiqurahman di RT yang emang bagus banget isinya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *