Memilih Tablet Untuk Menulis Blog On The Street

Blogging atau menulis di web merupakan salah satu kegiatan yang gampang-gampang susah untuk konsisten. Biasanya bagi pemula membutuhkan momen berupa waktu luang dan ide juga mood tentunya. Kadang ide munculnya tidak pas dengan waktu yang luang, sedangkan ketika ada waktu luang idenya yang gak ada. Untuk itu blogger profesional biasanya akan membawa alat kerjanya kemanapun dia pergi.

Dulu paling mudah untuk blogging on the street ya pakai laptop. Tetapi jaman sudah berkembang, tools untuk blogging pun makin bervariasi, yaitu dengan mengunakan smartphone dan atau tablet. Baik notebook, netbook, smartphone maupun tablet tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Mirip dengan kamera buat fotografer, pilihan yang mbil adalah kompromi antara berat ukuran atau kelengkapan fungsional.

Secara fungsi laptop jelas yang paling lengkap, penggunaan mouse mempercepat proses editing teks maupun gambar. Keyboard yang besar mempercepat dan meningkatkan akurasi mengetik teks. Tetapi laptop memiliki tingkat fleksibilitas yang paling rendah, selain ukuran yang memakan tempat beratnya juga bikin males ngebawanya. Memang sekarang banyak notebook yang super ringan, tetapi ukuran tetap membuatnya butuh tas besar, selain itu harganya jauh lebih mahal.

Kedua adalah menggunakan smartphone. Jaman dumbphone pun saya sudah pernah mencoba menulis blog di jalan. Dari jaman bodoh hingga menjadi pintar (smartphone) saya merasa tidak ada perubahan pada device tipe ini untuk aktivitas blogging. Untuk proses mengetik jelas hanya bisa menggunakan dua jari, hal ini akan membuat panjang artikel yang kita tulis akan terbatas. Untuk proses review juga menjadi susah, kita hanya melihat satu bagian kecil dari paragraf dalam satu layar, ini bisa membuat artikel yang ditulis tidak menyatu. Tapi untuk blogging content jenis foto, video atau voice (podcast) menggunakan smartphone adalah pilihan yang terbaik.

PIlihan terakhir adalah menggunakan tablet yang saat ini lagi booming. Saya tidak membahas netbook, meski kecil dan kemampuannya menyamai laptop, tetapi netbook sudah berakhir jamannya, tergerus pasar tablet.

Blogging Memakai Tablet

Meski melakukan blogging adalah niat dan kemauan dari dalam diri dibumbui dengan kondisi mood hati yang lagi galau atau semangat *cieee cieee*, tetapi efek just do it bisa jadi dipicu dari device yang dibawa. Laptop membutuhkan waktu minimal 30 detik untuk siap digunakan, tambahkan 10 detik untuk memasang modem dan melakukan koneksi. Waktu 40 detik on the street itu sangat-sangat mempengerahui keputusan jadi nulis atau tidak.

Bandingkan dengan tablet yang sekali touch dalam waktu satu dua detik langsung on dan siap online untuk menulis. Nanti akan saya jelaskan cara memilih tablet dan aplikasi yang bagus untuk blogging. Dengan kecepatan kesiapan ini bisa jadi kita akan bisa lebih produktif. Sifat tablet yang lebih simple juga memudahkan kita menulis dalam posisi bagaimanapun, berdiri, tiduran atau duduk. Tablet juga menyediakan pilihan apakah mau ketik dengan sepuluh jari (mode landscape) atau dua jempol (mode portrait), tergantung situasi yang dihadapi. Satu hal yang jadi konsen adalah mengetik di panel lcd touch tidak akan dan secepat di keyboard, kecuali menyiapkan eksternal keyboard untuk tablet.

Memilih Tablet, Aplikasi Dan Aksesoris

Saya tidak akan menunjuk satu merk tertentu tablet mana yang paling bagus untuk menulis blog, karena pada dasarnya semuanya bisa digunakan dengan baik. Apakah sistem operasi Android atau iOS sama-sama bisa digunakan. Yang paling perlu dilakukan adalah memilih yang sesuai budget. Budget 2 – 5 juta rupiah bisa menggunakan tablet Android, sedangkan budget 4 – 8 juta rupiah bisa memilih iOS (Apple iPad). Ingat, yang termahal bukan berarti yang terbaik.

Jika memilih Android maka harus menentukan merk apa, banyak sekali tersedia dipasaran seperti Samsung, Lenovo, Asus atau merk China dll. Lakukan review masing-masing dengan detail, cari yang paling optimal dan responsif untuk mengetik. Jangan tergoda dengan spesifikasi hardware saja, tapi lakukan perbandingan dari review-review pengguna yang ada.

Jika memilih iOS atau iPad maka putuskan apakah iPad atau iPad mini, kemudian apakah yang Wi-Fi only atau yang 3G Celullar. Jika memiliki hotspot Wi-Fi lain misalnya dari smartphone yang sudah dimiliki atau Wi-Fi router yang selalu dibawa, maka pilih yang model Wi-Fi only karena lebih ekonomis. Jika ingin yang paling ringan bawaannya maka iPad mini pilihan terbaik. Retina atau bukan tidak begitu menjadi konsen.

Untuk aplikasi juga lakukan pengujian beberapa aplikasi yang paling mantap untuk menulis blog, terutama aplikasi yang mendukung platform blog yang kita gunakan, misal wordpress, blogspot atau tumblr dll. Jika aplikasi berbayar, maka baca review dari orang-orang yang sudah menggunakan secara langsung. Selain itu tentu harus mendukung akses album foto, tools untuk formating teks dll. Blogging langsung menggunakan browser di tablet tidak direkomendasikan karena lambat dan kurang responsif dibanding native application.

Terakhir, jika ada budget maka aksesoris berupa eksternal keyboard akan sangat mendukung.

Kesimpulan

Ribet ya mau blogging saja harus investasi cukup banyak. Sekali lagi tips-tips di atas terutama ditujukan bagi mereka yang sering melakukan penulisan blog atau artikel di jalan alias on the street. Dan terutama juga bagi yang profesional atau mendapatkan pemasukan dari menulis. Semoga bermanfaat .. ada masukan ide atau tips, boleh komen di bawah.

 

6 Responses to “ “Memilih Tablet Untuk Menulis Blog On The Street”

  1. achedy says:

    Untuk blogging on the street sebenarnya smartphone dan tablet mmg yg paling asik, karena kamera, internet dudah embed dalamnya. Kekurangannya satu, saya tidak nyaman mengetik pakai touch screen. Sering salah ketik :). Pengin Surface, tapi agak mahal hehehe

  2. Bhakti Utama says:

    iya kang, utk smartphone lebih cocok blogging foto atau video yang gak perlu banyak teks. surface termasuk kategori tablet, tetapi dukungan OS Windows 8 membuatnya lebih mirip ke laptop. ukurannya juga sepertinya terlalu besar. Paling ringan ya tablet Android atau iOS ditambah eksternal keyboard yg mini.

  3. regregygy says:

    kalo untuk perbandingan kecepatan respon perangkat lebih asik iPad, tapi sayangnya dari sisi harga ngga bersahabat buat kantong mahasiswa ._.
    Salam kenal mas bhakti, nama ane regy :D *sampe lupa mau memperkenalkan diri*

  4. Ary says:

    Saya blogger pemula yang masih belajar nulis. Pengen ngasi saran aja bagi sobat-sobat yg hoby nge-blog. Apa yang diulas Kang Bhakti memang benar adanya bahwa tablet sangat perfect untuk blogging on the way agar ide yang muncul saat itu tidak ngacir lalu hilang tanpa jejak. Tapi sepertinya agak ribet juga. Saya sih lebih menyarankan untuk menggunakan buku tulis berukuran kecil untuk mencatat ide-ide yang muncul dan mengolahnya dengan leluasa ketika waktu luang sudah ada. Karena pengalaman yang saya rasakan dan yang saya perhatikan di sekitar, ternyata tidak banyak diantara blogger yang mampu untuk menyelesaikan artikel dalam keadaan tergesa-gesa, apa lagi blogging on the way.

    Demikian, kang.

    • Bhakti Utama says:

      wah, terima kasih ide/sarannya mas Ary. iya, memang blogging paling enak diwaktu senggang. tapi kadang kita butuh kecepatan utk menyampaikan informasi, misal posting berita. kalau kelamaan bisa basi. disini pentingnnya blogging OTW :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>