cahaya malam dan ia rebahkan beban, tepi jalanan cahaya hidup di sela-sela ranting, wajah mentari cahaya rasa menembus kisi-kisi, jendela hati tak ada grimis mendung dan tak berangin, ia menangis tak ada hujan pun bulir jeruk salju, ia merindu tak...
genangan air cermin buat mukamu, interospeksi banjir makian tidak kan surut banjir, dengan makian setapak alam bukit kelok berselimut, abu merapi menggumpal asap sembunyi monster merah, api merapi sepanjang tahun harap hujan padamkan, marah merapi seribu wajah menatap abu panas,...
puncak memutih anggun di atas biru, itu fuji-san (red : gunung fuji) klopak sakura dan ramah angin fuji, spring ha-na-mi (red : tradisi melihat bunga) warna menguning memerah lalu gugur, dedaun ko-yo (red : warna warni musim gugur) jika sakura...
Lagi suka dengan haiku, puisi mungil (atau bonsai) yang berasal dari jepang. Intinya sih aturanya 5-7-5 yaitu 5 suku kata, diikuti 7 suku kata dan diakhir 5 suku kata. Bagian pertama sebelum tanda koma (,) dan bagian kedua setelah tanda...
Ribuan langkah bertemu Bergandeng tangan malu Menatap lalu tersenyum Menangis dirahim tawa Kita kemudian berlari Berjalan mengeluh lelah Bersepeda mengayuh batas Melewati pucuk cemara Dan dam-dam kerinduan Makan bersama jalanan Merasa rujak dan es degan Ah .. Yogya di musim...
Apa yang diharapkan kiprah dari sebuah partai ? Pengabdian pada masyarakat tentu. Pengabdian yang tak kenal moment. Tapi tidak banyak partai yang seperti itu. Ya ya, jika ada bencana alam saja hampir semua partai dipastikan berbondong-bondong membantu korban. Tidak ada...
Di pantai Gamasha Kuukir cinta Pada dinding-dinding masjid Pada hangat jabat tangan Pada senyum teman-teman Pada bola bergulir Pada pasir-pasir Pada ombak berdebur Di pantai Gamasha Layang-layang mengumumkan Lewat angin, mentari dan rembulan Cinta ini cinta pejuangan Kekasih yang kurindukan...
satu demi satu kuhitung mundur detik waktu kudekap erat-erat nafasku kucoba mengingat wajahnya yang lelah memanggul masa tua kemarin, kuucapkan salam pisah dan ia tersenyum meredam duka ah, al-aqsa … ditengah raungan meriam yahudi hari-harimu terasa begitu sepi untukmu, sejengkal...
berhati kau cermati suasana medan tempat beroperasi kau lihat raut muka yahudi sekitar ya, menggigil ketakutan ! dari sini … kulihat wajahmu senyum kurasakan nadimu getar kudengar langkahmu tegap kau bangga izzahmu mulia Allahu Akbar .. Allahu Akbar hatimu berbisik...
Tubuhnya selalu terpasang kuda-kuda Merunduk dengan kaki tertekuk Tangan kiri mengincar mata membidik Sedang kanan menggenggam batu Fokuskan tenaga dan Lempar … Sigap ia segera tiarap Karena puluru panaslah jawaban Kembali, posisi harus berganti Dengan gerak yang sama, dan Lempar...